Wear OS Gantikan Nama Android Wear

Wear OS Gantikan Nama Android Wear

Google melakuan rebranding atau mengganti nama sistem operasi (OS) Android Wear menjadi Wear OS. Sistem operasi yang satu ini dikhususkan sebagai software perangkat wearable device, seperti arloji pintar atau smartwatch.

Pengumuman ini disampaikan Google melalui akun Twitter yang juga telah menggunakan nama baru, yakni @WearOSbyGoogle.

Meet #WearOSbyGoogle. A new name for Android Wear that still connects you to all the things you love, right from your wrist. Learn more: https://t.co/gPaDaJR2oy pic.twitter.com/1TmYYZgFjF

— Wear OS by Google (@WearOSbyGoogle) 15 Maret 2018

Dalam kicauan yang disematkan tersebut, Google memperkenalkan nama barunya kepada 113 ribu pengikut. Pengunjung juga diarahkan menuju situs resmi baru di alamat berikut.

Tak hanya memajang desain dan nama baru, dalam situs tersebut, Google juga memperkenalkan Google Assitant "Hey Google" yang dapat memberikan informasi cuaca atau mengingatkan suatu agenda hanya dengan perintah suara.

Promosi aplikasi smartwatch, seperti aplikasi kesehatan Google Fit serta model smartwatch yang juga terpajang di sana. Alasan sebenarnya perubahan nama ini memang tidak disebutkan secara jelas oleh Google.

Dirangkum dari Android Beat, Sabtu (17/3/2018), kemungkinan Google ingin membuat nama yang lebih mudah diingat pengguna smartwatch, karena platform OS pesaingnya, iOS juga bekerja di perangkat smartwatch.

Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Laku Dijual Rp 2,3 miliar

Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Laku Dijual Rp 2,3 miliar

Lebih dari empat dekade lalu, pada 1973, Steve Jobs menulis sebuah surat lamaran pekerjaan. Di dalamnya ada banyak kesalahan penulisan.  

Almarhum pendiri Apple tersebut, misalnya, salah menulis nama “Hewlett-Packard”, tempat kerja sebelumnya, sebagai “Hewitt-Packard”. Lalu namanya sendiri juga salah eja menjadi “Steven jobs”.

Surat lamaran unik sepanjang satu halaman itu dilaporkan laku terjual seharga 174.000 dollar AS atau lebih dari Rp 2,3 miliar dalam sebuah lelang yang digelar oleh RR Auction di Amerika Serikat, pekan lalu.

Harga akhir ini jauh lebih tinggi dari estimasi harga sebelumnya sebesar 50.000 dollar AS (Rp 684 juta). Pembeli surat lelang Jobs adalah seorang pengusaha bisnis internet asal Inggris yang namanya tidak disebutkan.

“Ada banyak kolektor yang mendapat disposable income dengan memakai teknologi Apple dalam beberapa dekade terakhir. Kami  pikir (harga jual barang lelang terkait Apple) akan sama tingginya di masa mendatang,” ujar Executive Vice President RR Auction Bobby Livingston dalam sebuah pernyataan.

Aplikasi lamaran kerja Steve Jobs dilelang Rp 6,8 miliar.RRAuction Aplikasi lamaran kerja Steve Jobs dilelang Rp 6,8 miliar.

Menurut RR Auction, harga tinggi surat lamaran pekerjaan Jobs memperlihatkan bahwa sosok almarhum pendiri Apple yang meninggal dunia karena kanker pada 2011 itu masih berpengaruh hingga sekarang.

Sebagaimana dirangkum dari CNBC, Minggu (18/3/2018), surat tersebut tak menyebutkan perusahaan mana dan posisi apa yang hendak dilamar oleh Jobs. Tiga tahun setelah menulis surat, Jobs mendirikan Apple bersama dengan Steve Wozniak.

Ada beberapa barang lain terkait Jobs yang juga laku dijual dengan banderol tinggi dalam sesi lelang bersangkutan, yakni sebuah manual Apple Mac OS X yang ditandatangani Jobs pada 2001 seharga 41.806 dollar AS (Rp 574 juta), dan sebuah kliping koran tahun 2008 dengan foto dan tanda tangan Jobs seharga 26.950 dollar AS (Rp 370 juta).

 
Powered by Blogger