Klasifikasi Golongan Obat di Pasaran dan Tempat Anda Bisa Beli Obat Sesuai Golongannya

Beli obat

Saat sakit, apa yang teringat di dalam benak Anda? Pastinya membeli obat yang biasa digunakan untuk menghalau penyakit tersebut. Obat tertentu bisa Anda beli sendiri tanpa resep dokter di apotek, toko obat ataupun mini market. Pastinya Anda juga sering langsung membeli obat batuk, obat flu atau obat sakit kepala di mini market tanpa harus memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan resep obatnya. Namun ada beberapa obat yang tidak bisa Anda beli sembarangan karena mengandung obat keras atau obat golongan psikotropika dan narkotika sehingga untuk mendapatkannya Anda harus memiliki resep dokter. Berikut ini adalah beberapa klasifikasi golongan obat dan dimana saja Anda bisa beli obat tersebut:

1. Obat Bebas
Obat bebas disebut juga obat OTC (On The Counter) yang bisa Anda beli dengan mudah. Anda bisa mendapatkan obat bebas ini di minimarket, apotek, toko obat atau di warung-warung. Obat yang tergolong Obat Bebas adalah obat yang memiliki bahan obat lebih aman dengan efek samping ringan. Obat ini memiliki logo berupa lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh Obat Bebas adalah Paracetamol sebagai obat anti demam, obat batuk dan obat flu.

2. Obat Bebas Terbatas
Obat Bebas Terbatas juga bisa Anda dapatkan dimana saja seperti pada golongan Obat Bebas. Namun dari segi kandungannya, obat ini memiliki komposisi yang lebih keras dibandingkan Obat Bebas. Pada Obat Bebas Terbatas, selain Anda akan melihat logo bulatan berwarna biru dengan garis tepi hitam, Anda juga bisa membaca peringatan tertentu sesuai dengan jenis atau sediaan obat tersebut. Berikut ini adalah beberapa jenis peringatan yang ada di Obat Bebas Terbatas:
  • P1: Awas! Obat Keras! Baca aturan pakainya.
  • P2: Awas! Obat Keras! Hanya untuk kumur jangan ditelan.
  • P3: Awas! Obat Keras! Hanya untuk bagian luar tubuh.
  • P4: Awas! Obat Keras! Hanya untuk dibakar.
  • P5: Awas! Obat Keras! Tidak boleh ditelan.
  • P6: Awas! Obat Keras! Obat wasir, jangan ditelan.


3. Obat Keras
Obat Keras merupakan golongan obat yang hanya dijual di apotek atau apotek rumah sakit dan hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung obat keras yang dikhawatirkan jika digunakan tanpa pengawasan bisa menyebabkan sakit yang lebih parah, penyalahgunaan obat bahkan kematian akibat salah dosis. Obat Keras memiliki logo bulat berwarna merah dengan garis tepi hitam dan di tengah logo terdapat huruf K yang menyentuh garis tepi.

4. Obat Psikotropika
Merupakan obat yang hanya bisa dibeli di apotek dengan memakai resep dokter. Golongan obat ini bisa memiliki efek mempengaruhi susunan saraf pusat sehingga memiliki kecenderungan untuk disalahgunakan hingga kecanduan dan kematian.

5. Obat Narkotika
Sama dengan psikotropika, obat Narkotika juga memiliki efek mempengaruhi sistem saraf pusat khususnya untuk menghilangkan rasa nyeri hebat. Obat ini juga memiliki efek ketergantungan sehingga hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter dan penjualannya harus dicatat dan dilaporkan setiap bulannya oleh Apotek.

Itulah jenis-jenis penggolongan obat dan dimana Anda bisa beli obat sesuai dengan golongannya. Meski Obat Bebas atau Obat Bebas Terbatas bisa Anda beli tanpa resep dokter, namun jika penyakit yang diderita tak kunjung sembuh padahal Anda sudah mengkonsumsi obat tersebut selama 3 sampai 5 hari maka sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan mendapatkan obat lainnya yang lebih detail.

 
Powered by Blogger