3 Cara Cerdas Mengatur Finansial Keluarga

Asuransi Rawat Inap dan Rawat Jalan

Ketika mengatur keuangan, baik untuk Anda yang masih single atau sudah berkeluarga tentu tidak lepas dari yang namanya anggaran. Mulai dari anggaran untuk kebutuhan sehari-hari, anggaran biaya pendidikan anak, hingga anggaran untuk asuransi rawat inap dan rawat jalan jika suatu saat diperlukan. Pengaturan anggaran ini benar-benar harus diperhatikan dan disesuaikan dengan pemasukan agar keuangan keluarga tidak defisit.

Tidak dipungkiri jika mengatur keuangan bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak ada hukum paten yang mengatur hal ini. Maka dari itu mengatur anggaran keuangan keluarga seringkali disebut sebagai sebuah seni berumah tangga. Hal itu sah-sah saja, karena setiap keluarga tentu memiliki cara berbeda dalam mengatur keuangan.  

Mengatur Keuangan Keluarga

Untuk cerdas mengatur keuangan keluarga, Anda harus paham betul detail pemasukan dan pengeluaran keluarga agar bisa melakukan pengaturan keuangan dengan bijak. Nah, jika sekiranya Anda masih bingung bagaimana mengatur keuangan, berikut cara cerdas mengatur keuangan keluarga yang bisa Anda terapkan :

1. Atur pengeluaran gaji dengan sistem 50-20-30
Sistem 50-20-30 adalah prinsip yang sebenarnya sudah banyak yang tahu namun enggan melakukannya. Padahal sistem sederhana ini bisa sangat membantu keluarga untuk save money lebih banyak di masa-masa darurat.

Sistem 50-20-30 adalah sistem pengaturan anggaran dengan alokasi dana 50% untuk kebutuhan sehari-hari seperti biaya makan, transport, tagihan listrik, dan sebagainya. Kemudian alokasi dana 20% untuk tabungan, investasi dan asuransi keluarga seperti asuransi jiwa, asuransi pendidikan, dan asuransi rawat inap dan rawat jalan. Yang terakhir adalah alokasi dana 30% untuk belanja barang-barang yang diinginkan, untuk menikmati hiburan, atau untuk pergi liburan.

Jika alokasi dana ketiga dirasa memberatkan atau terlalu besar, maka Anda bisa mengaturnya sendiri sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran Anda.

Lalu untuk anggaran 30% dari gaji bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sifatnya hiburan. Seperti membeli baju, atau membeli barang-barang yang sudah Anda incar. Apabila budget 30% ini terlalu banyak, Anda bisa menguranginya dengan menyesuaikan kebutuhan Anda sendiri.

2. Saat melakukan pinjaman, mintalah bunga sekecil mungkin
Ketika melakukan pinjaman ke bank, seringkali orang-orang pasrah dengan bunga yang diterima. Padahal terkadang hal tersebut bisa membuat kita rugi secara finansial. Maka ketika Anda bertemu pihak bank untuk membahas tenor pinjaman, mintalah bunga sekecil mungkin ketika melakukan pinjaman agar kita tidak rugi di kemudian hari apalagi sampai mengganggu stabilitas keuangan keluarga Anda.

3. Menyiapkan Dana Pensiun
Di usia muda, tidak banyak orang yang memikirkan dana pensiun di masa tua. Alhasil, ketika usia mereka sudah tidak produktif lagi seringkali ditemukan banyak orang yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena mereka tidak memiliki dana simpanan. 

Meski anak-anak sudah beranjak dewasa, namun anak-anak mereka juga sudah memiliki beban hidup sendiri. Maka dari itu, mempersiapkan dana pensiun di masa tua itu sangat penting. Jangan sampai gaji di masa muda dihabiskan begitu saja tanpa menyisihkan setidaknya 10% untuk dana pensiun.

Memang banyak effort yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan keluarga. Menjaga keuangan keluarga memang membutuhkan komitmen kuat dalam menjalaninya. Jangan sampai mudah tergoda dengan hal-hal yang membuat uang Anda terbuang sia-sia. Lebih baik dikelola dalam sistem asuransi. Kini asuransi telah hadir dengan banyak sekali program seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi hari tua, hingga asuransi rawat inap dan rawat jalan. 

Inilah 5 Ciri Untuk Mengenali Mobil Bekas Tabrakan

Periksa Mobil Bekas

Tentu saja jarang ada pembeli yang mau menerima mobil bekas tabrakan. Meski harganya mungkin sudah sangat murah sekalipun. Sebab, mobil semacam ini mengandung potensi kerusakan di kemudian hari yang sangat besar. 

Namun masalahnya, antara mobil bekas tabrakan dengan mobil normal, kadang sulit untuk dibedakan. Apalagi oleh mereka yang awam atau malas mengeceknya lebih dalam. Padahal, dari ciri-ciri tertentu, kita bisa menilainya sendiri. 

Nah, agar semakin paham, mari kita perhatikan cara cek mobil bekas tabrakan berikut ini. 

#1: Pilar Mobil Pernah Diperbaiki 
Sebuah tabrakan yang hebat akan berdampak pada pilar. Jejaknya bisa terlihat dari adanya perbaikan, seperti dempulan.

Pilar bodi semestinya merupakan bagian yang jarang terkena imbas tabrakan. Kecuali jika terjadinya dari samping atau mobil pernah terguling. 

#2: Cacat pada Bodi 
Tabrakan pada umumnya akan langsung berdampak pada bodi. Terutama tabrakan hebat, meski sudah diperbaiki sedemikian rupa, kondisi itu tidak bisa pulih 100 persen.

Jejak-jejak kerusakan bodi terlihat pada bagian-bagian lekukan. Panel bahkan bisa bergeser atau diganti. Sambungan panel juga tidak rata, celahnya tidak simetris. Ada bekas-bekas perbaikan seperti dempul yang tebal atau panel bodi yang tidak orisinil. 

Ada cara sederhana untuk mengetahuinya, yakni mengecek sealer pada kap atau daun pintu. Kalau sudah tidak orisinil, berarti ada kemungkinan pernah tabrakan. Baut-baut yang terlihat pernah dibuka, juga bisa menjadi indikasi. 

#3: Kaca Pernah Diganti atau Tak Presisi
Kaca depan atau belakang yang bergeser atau penempatannya tidak presisi juga bisa menjadi indikasi pernah terjadi benturan. Kondisi ini biasanya akan mengakibatkan air hujan masuk dari celah kaca dan bisa merusak interior.

Kita bisa mendeteksi kaca yang sudah diganti dengan mengecek merek dan kode produksinya. Jika satu sama lain ada perbedaan, maka pasti sudah pernah diganti. Tentang alasan pergantiannya, bisa ditanyakan kepada penjual. 
  
#4: Rangka atau Sasis Cacat
Rangka yang cacat umumnya bersifat permanen. Bagian mobil lain bisa diperbaiki sampai mulus, namun rangka mobil sulit untuk diganti. 

Tiga titik yang bisa menjadi patokan adalah kolong, ruang mesin, dan bagasi. Adanya bekas las atau ketokan, menjadi indikasi mobil pernah tabrakan.

#5: Tidak Stabil Saat Berjalan 
Saat mobil dipacu dengan kecepatan sekitar 60 km per jam di jalan lurus, coba rasakan stabilitasnya. Jika terasa tidak seimbang atau goyang, kemungkinan mobil pernah tabrakan. 

Kondisi ini terjadi karena tabrakan merusak struktur sasis, sumbu roda atau dudukan shockbreaker mobil. Kerusakan pada titik-titik tersebut akan mengganggu kestabilan mobil.

Apa yang bisa kita lakukan?

Memang tidak semua mobil bekas yang ada di pasaran pernah bermasalah berat. Namun untuk memilihnya, calon pembeli tetap harus jeli agar tidak rugi. Masalahnya, bukan tidak mungkin peristiwa tabrakan pada mobil akan mempunyai dampak di kemudian hari. 

Agar benar-benar yakin akan kondisi mobil, maka sebaiknya manfaatkan tenaga ahli yang sudah berpengalaman seperti Otospector. Layanan inspeksi mobil yang dilakukan secara menyeluruh dan independen ini menjamin mobil yang Anda dapatkan, sesuai dengan harapan. 

Tips Menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan jika ingin memiliki pola hidup yang sehat. Mulai dari mengonsumsi makanan yang sehat, menjaga pola tidur sampai rutin berolahraga. Semua perlu dilakukan secara bersamaan agar tubuh tetap sehat dan bisa bebas dari penyakit. Menurut CEO Mayora permasalahan kesehatan dapat berdampak terhadap produktivitas sumber daya manusia, bahkan kualitas generasi bangsa. 

Maka dari itu Mayora Group dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk mengadakan program Kampanye GERMAS. Kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalankan pola hidup sehat agar kualitas hidupnya meningkat.

Melakukan Aktifitas Fisik

Aktivitas fisik merupakan segala sesuatu aktifitas yang menggerakkan fisik atau tubuh kita. Masih banyak orang merasa malas untuk melakukan olahraga. Padahal aktivitas fisik merupakan salah satu penyehat tubuh.

Mengkonsumsi Sayur dan Buah

Beberapa vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam sayur dan buah adalah vitamin A, vitamin C, vitamin E, magnesium, seng, kalium, forfor, dan asam folat. Kandungan-kandungan ini tentu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kamu, yang juga berguna untuk mencegah berbagai macam penyakit.

Tidak Merokok

Efek buruk dari merokok adalah meningkatkan resiko kematian karena penyakit jantung, meningkatkan resiko terkena kanker paru, penyumbatan pembuluh darah otak (stroke), kencing manis dan menyebabkan masalah pada ibu hamil. oleh sebab itu, mulai sekarang berhentilah merokok.

Tidak Mengkonsumsi Alkohol

Alkohol memberikan efek negatif bagi kehidupan sosial, merusak tubuh dan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Manfaat jika berhenti/tidak mengkonsumsi alkohol akan Mengurangi kebiasaan makan berlebih, menurunkan berat badan, membuat tidur lebih nyenyak, menyehatkan kulit dan menurunkan resiko kanker.

Memeriksa Kesehatan Secara Rutin

Manfaat yang didapatkan dari pemeriksaan kesehatan secara rutin adalah untuk mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan kita secara terperinci dan langsung melakukan pengobatan segera.

Membersihkan Lingkungan

Manfaat pentingnya menjaga lingkungan bersih dan sehat tujuannya untuk terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat seperti demam, diare, disentri, pernyakit pernafasan dll. Selain itu lingkungan juga akan menjadi lebih sejuk, Bebas dari polusi udara, Air menjadi lebih bersih dan aman diminum dan lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.

 
Powered by Blogger