Informasi Masa Kini | 2020

Rabu, 14 Oktober 2020

Adakah Pinjaman Tanpa Jaminan Untuk Modal Usaha?

Adakah Pinjaman Tanpa Jaminan Untuk Modal Usaha?

Meminjam uang tanpa jaminan untuk modal usaha sangat penting untuk kesuksesan bisnis kecil sampingan. Ini sangat mendukung bagi yang belum memiliki aset, atau yang tidak dapat merelakan aset mereka, seperti kendaraan dan rumah, karena hal-hal tersebut masih diperlukan untuk penghasilan utama.

Lalu, apa solusinya agar Anda dapat menginvestasi uang yang belum dimiliki, tanpa mengorbankan aset yang sudah dimiliki? Ada empat cara untuk Anda mendapatkan pinjaman tanpa jaminan, yaitu melalui 1) bank, 2) koperasi, 3) business plan competition, 4) aplikasi pinjaman online. 

Mari kita pahami satu per satu.

1. Pinjaman bank tanpa jaminan / agunan

Tidak semua bank enggan memberi pinjaman tanpa jaminan besar seperti rumah, aset, kendaraan. Beberapa bank besar dan terkenal sudah mempunyai sistem kredit tanpa agunan (KTA), dengan plafon yang tidak tinggi. Anda dapat memilih bank sebagai alternatif yang cukup aman karena bank sudah dikenali oleh masyarakat, dan sudah terjamin oleh Otoritas Jasa Keuangan. 

Syarat untuk mendapatkan KTA tidak sebanyak yang diminta proses pengajuan kredit seperti biasanya, dan waktu memproses data Anda relatif lebih cepat. Anda hanya perlu menyiapkan KTP, kartu keluarga, buku tabungan, slip gaji, dan NPWP, untuk membantu mereka menganalisa riwayat kredit Anda. 

Hanya saja bunga bank cenderung lebih mahal untuk KTA dibanding kredit dengan agunan karena bank sangat besar dan harus menanggun resiko kehilangan uang nasabahnya. Jika Anda memerlukan modal cepat untuk usaha yang sederhana seperti warung, rumah makan kecil atau usaha gerobak, Anda dapat pinjam dari sebuah koperasi.

2. Pinjaman dari koperasi tanpa jaminan

Seperti yang sudah dibahas, koperasi sangat menguntungkan bagi yang ingin membuka usaha yang sederhana. Nasabah dari koperasi terdiri dari masyarakat dengan level ekonomi rendah dan menengah. Koperasi cenderung memusatkan nilai gotong-royong dan kekeluargaan. 

Oleh sebab itu, Anda perlu mengenal beberapa orang dalam koperasi untuk jadi seorang nasabah. Pinjaman dari koperasi tidak tinggi, namun Anda hanya perlu mengajukan dengan KTP, KK, slip gaji, namun tidak perlu menunjukan riwayat kredit Anda, tidak seperti meminjam dari bank.

3. Pinjaman online tanpa jaminan

Kini sudah terdapat banyak jasa pinjaman online yang saling bersaing untuk menawarkan jasa yang terbaik untuk Anda. Calon debitor ingin menerima jasa dari perusahaan peminjam online yang aman, terpercaya, dan tidak akan merugikan.

Dalam konteks ini, orang-orang bisa rugi ketika memilih jasa pinjaman online yang dirancang sehingga para debitor tertipu dan terjebak dalam hutang. Untuk menghindari dari kejahatan tersebut, pastikan aplikasi pinjaman online yang Anda pilih memiliki ulasan yang positif dari banyak pengguna, dan sudah memiliki izin resmi dari OJK. 

Dengan interface yang mudah dipakai dan persyaratan jelas mengenai bunga dan masa tenor, Anda akan merasa aman dan nyaman untuk menggunakan jasanya. Credy Indonesia adalah platform untuk meminjam dana secara online tanpa jaminan. Download aplikasi ini dan nikmati tawaran menarik dari kami.

Rabu, 07 Oktober 2020

Cara Yang Tepat untuk Mengenalkan Susu Formula pada Si Kecil

Cara Yang Tepat untuk Mengenalkan Susu Formula Pada Si Kecil

Ada berbagai hal yang mendorong seorang ibu untuk memberikan susu formula bagi Si Kecil, misalnya apabila bunda mengalami produksi ASI yang kurang dari cukup. Selain itu, para wanita karir yang kesulitan memompa ASI juga memutuskan memberikan susu formula untuk anak. Pertanyaannya, bolehkah memberikan susu formula kepada Si Kecil sebagai nutrisi tambahan ASI?

Bunda, ternyata hal itu diperbolehkan kok asalkan terlebih dahulu memperhatikan beberapa hal penting berikut ini. Lagipula susu formula adalah suplemen yang dinyatakan aman dan bisa digunakan untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kendati demikian, Bunda harus menyesuaikan susu formula dengan kebutuhan dan usia anak ya, jangan sampai asal dalam memberikannya karena ini adalah untuk kebaikan bagi Si Kecil.

Kapan Si Kecil Sudah Cukup Mendapat ASI?

Bunda, ternyata ketika Si Kecil selalu terlihat ingin menghisap puting, itu bukan berarti dia sedang lapar lho. Bisa saja Si Kecil sedang membutuhkan kehangatan dan kasih sayang dalam dekapan ibunya. Nah, lalu bagaimana indikasi seorang bayi dapat dikatakan telah cukup mendapatkan ASI?
  • Jika Si Kecil berusia kurang satu bulan dan rajin menyusu, biasanya kotorannya akan terlihat kuning. Sebagian besar bayi memang buang air setelah mereka menyusu, bahkan bisa saja Bunda harus mengganti popok sampai 8 kali saat bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup.
  • Di masa 1 bulan pertama, biasanya Bunda bisa menyusui Si Kecil sampai 12 kali sehari. Setelah itu, bayi akan menyusu setidaknya sampai 7 kali di dalam sehari.
  • Bunda juga perlu untuk mengetahui kenaikan berat badan anak beberapa kali dalam seminggu. Biasanya, ketika usianya mencapai 3 hingga 6 bulan, bayi akan mengalami kenaikan berat badan yang teratur setidaknya setengah ons per harinya.
  • Bunda bisa memeriksa payudara setiap selesai memberikan ASI pada Si Kecil. Apabila payudara terasa tidak lunak, kemungkinan bayi belum mendapatkan cukup asupan ASI.

Kapan Pemberian Susu Formula Dianjurkan?

Ada baiknya untuk menunggu Si Kecil telah mencapai usia 1 bulan sebelum Bunda mulai memberinya asupan berupa susu formula. Hal ini bertujuan supaya selama periode tersebut, Bunda masih memiliki beberapa waktu yang rutin untuk dapat memberikan ASI pada anak. Sehingga jadwal pemberian ASI tidak terganggu dengan jadwal pemberian susu formula.

Cara Mengenalkan Susu Formula Pada Si Kecil

Jika bayi sudah terbiasa meminum ASI yang ditaruh di dalam botol, maka cara pengenalan susu formula bisa dilakukan dengan lebih mudah. Sebaliknya, pada bayi sudah terbiasa dengan ASI langsung yang Bunda berikan setiap hari, otomatis untuk mengenalkannya pada susu formula juga diperlukan usaha yang keras. Meski terasa sulit di awal, tetapi Bunda tidak boleh menyerah ya. Pasti akan tiba saatnya bagi Si Kecil mulai bisa dan menyukai susu formula yang ditaruh di dalam botol.

Nah, salah satu cara jitu yang bisa dicoba adalah dengan memberikan Si Kecil susu formula di dalam botol saat ia benar-benar kelaparan. Seperti yang Bunda tahu, bahwa bayi akan berusaha menelan apapun ketika mereka merasa lapar.

Tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter apabila Bunda merasa ragu, atau membutuhkan tips yang lebih banyak dalam pengenalan susu formula untuk anak. Jangan lupa untuk memberikan susu formula yang tepat sesuai dengan usia Si Kecil sehingga manfaat yang diperoleh juga sesuai.